A. LANDASAN
Pertumbuhan Penduduk ialah suatu perubahan
populasi sewaktu-waktu, dan bisa dihitung sebagai perubahan dalam jumlah
individu dalam sebuah populasi memakai “per waktu unit” untuk pengukuran.
Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah
pada manusia, dan sering dipakai secara informal untuk sebutan demografi nilai
pertumbuhan penduduk, dan dipakai untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk
dunia.
Faktor Yang mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
1. Kelahiran
Kelahiran dapat dipengaruhi oleh beberapa
faktor pendukung, Antara lain menikah di usia muda dan tidak melaksanan program
keluarga berencana yang mengakibatkan meningkatnya angka kelaharian. Kedua yang
menghambat kelahiran itu kerena memakai program keluarga berencana.
2. Kematian
Kematian juga bisa di pengaruhi beberapa
faktor yakni pendukung dan penghambat,Pendukung, faktor pendukung yang
mengakibatkan angka kematian antara lain , tidak menjaga kesehatan, kurang sarana
kesehatan di wiliyah tersebut seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, Apotik,
kemiskinan yang berlebihan yang mengakibatkan kurangnya asupan gizi,wilayah
perperangan, bencana alam, pola makan tidak teratur dan wabah penyakit.
Penghambat, Dan Faktor Yang menghambat
kematian antara lain yaitu menjaga kesehatan, pola makan yang teratus, makan
yang bergizi, sedikitnya angka kemiskinan, sarana kesehatan yang lengkap.
3.Penduduk Yang Datang,
Penduduk yang datang dapat saja orang yang
dari luar wilayah datang ke wilayah kita yang bertujuan untuk menetap, belajar,
atau bekerja, hal ini dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah penduduk.
4.Penduduk Yang Pergi
Penduduk yang pergi dapat saja orang di suatu
wilayah datang ke wilayah lain yang bertujuan untuk menetap, belajar, atau
bekerja, dalam jumlah yang banyak, seperti menjadi TKI, hal ini dapat
mengakibatkan menurunnya jumlah penduduk.
Macam-Macam Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk bisa dibedakan menjadi
tiga macam, yakni sebagai berikut :
- Pertumbuhan penduduk alami
(Natural Population Increase)
Pertumbuhan penduduk alami ialah pertumbuhan
penduduk yang didapat dari selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian.
Hal ini bisa dihitung dengan rumus:
T = L – M
Keterangan
T = jumlah pertumbuhan penduduk per tahun
L = jumlah kelahiran per tahun
M = jumlah kematian per tahun
2. Pertumbuhan penduduk migrasi
Pertumbuhan penduduk migrasi yaitu pertumbuhan
penduduk yang didapat dari selisih jumlah migrasi masuk (imigrasi) dan jumlah
migrasi keluar (emigrasi).
Hal ini bisa dihitung dengan rumus:
T = I – E
Keterangan
T = jumlah pertumbuhan penduduk per tahun
I = jumlah migrasi masuk per tahun
E = jumlah migrasi keluar per tahun
3. Pertumbuhan penduduk total (Total
Population Growth)
Pertumbuhan penduduk total ialah pertumbuhan
penduduk yang dihitung dari selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian
ditambah dengan selisih jumlah imigrasi dengan jumlah emigrasi.
Hal ini bisa dihitung dengan rumus:
T = (L – M) + ( I – E)
Keterangan:
T = Pertumbuhan penduduk per tahun
L = Jumlah kelahiran per tahun
M = Jumlah kematian per tahun
I = Jumlah imigran (penduduk yang masuk ke
suatu negara/wilayah untuk menetap) per tahun
E = Jumlah emigran (penduduk yang
meninggalkan/pindah ke wilayah/negara lain) per tahun
Contoh Kasus Pencemaran Air Sungai
di Bandung
Sungai merupakan salah satu komponen lingkungan yang
memiliki fungsi penting bagi kehidupan dan kehidupan manusia.Salah satu fungsi
sungai yang utama saat ini asalah fungsinya sebagai sumber air untuk pengairan
lahan pertanian dan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk kebutuhan
rumah tangga maupun untuk kegiatan sector perindustrian.Kelestarian fungsi
lingkungan sungai dapat terancam oleh penurunan kualitas airnya. Gejala
penurunan kualitas air sungai sekarang ini telah diamati secara mudah terutama
gejala pencemaran yang terindera seperti : kebusukan air, kehitaman air,
kekeruhan, warna air yang non alami, bau dan efek iritasinya pada kulit manusia
dan hewan.
Pencemaran air sungai perlu dikendalikan seiring dengan
pelaksanaan pembangunan agar fungsi sungai dapat dilestarikan untuk tetap mampu
memenuhi hajat hidup orang banyak dan mendukung pembangunan secara
berkelanjutan. Upaya-upaya yang dapat ditempuh dalam mengendalikan pencemaran
air di wilayah Bandung adalah dengan melakukan :
1. Pemantauan industri
(pemantauan–pembinaan industri dan pengambilan sampel limbah cair).
2. Pemantauan sungai
(pengambilan sampel sungai dan kajian data analisis laboratorium).
Pencemaran air sungai disebabkan oleh banyaknya air limbah yang
masuk kedalam sungai yang berasal dari berbagai sumber pencemaran yaitu dari
limbah industri, domestik, rumah sakit, peternakan, pertanian dan sebagainya.Dalam
rangka pengendalian pencemaran air sungai, diperlukan Pemantauan dan Evaluasi
kualitas air sungai lintas di Jawa Barat. Dengan pencemaran air akan merusak
ekosistem sungai. Kebanyakan pencemaran dari pembuangan Industri yang membuang
berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin
organik, minyak, nutrien dan padatan.Air limbah tersebut memiliki efek termal,
terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi
oksigen dalam air.
Masyarakat
di perkotaan harus memiliki kesadaran membuat sumur resapan sekaligus penampung
air hujan. Dengan meresapnya air hujan ke tanah, akan menambah cadangan air
tanah sebagai sumber air bersih. Hal ini akan dapat mengatasi sebagian masalah
kekurangan air di musim kemarau serta mencegah banjir di saat musim hujan.
Pencemaran air berdampak luas, misalnya
dapat meracuni sumber air minum, meracuni makanan hewan, ketidakseimbangan
ekosistem sungai dan danau, pengrusakan hutan akibat hujan asam, dan
sebagainya. Di badan air, sungai dan danau, nitrogen dan fosfat (dari kegiatan
pertanian) telah menyebabkan pertumbuhan tanaman air yang di luar kendali
(eutrofikasi berlebihan).Ledakan pertumbuhan ini menyebabkan oksigen, yang
seharusnya digunakan bersama oleh seluruh hewan/tumbuhan air, menjadi berkurang.Ketika
tanaman air tersebut mati, dekomposisi mereka menyedot lebih banyak oksigen.
Sebagai akibatnya, ikan akan mati, dan aktivitas bakteri menurun. Sungai ciparungpung merupakan sungai yang sering digunakan
untuk sabagai cadangan air bersih di bandung.
Sungai
cikapundung merupakan salah satu sungai yang cukup terkenal di kota bandung.
sungai ini melintasi bandung dari arah utara menuju ke arah selatan sejak
dataran tinggi bandung ada. selama itu pula cikapundung telah menyaksikan
bagaimana perlahan2 peradaban di kota bandung muncul. seringkali, sungai cikapundung
pun jadi korban akan maju peradaban manusia di dataran tinggi bandung.
Gambar
di atas memperlihatkan bagaimana gedung2 pencakar langit mulai menghiasi langit
biru kota bandung. dari titik ini juga terlihat jelas penduduk utara bandung
sudah tidak memperhatikan keadaan sungai cikapundung yang semakin lama, semakin
rusak saja diterjang gaya hidup manusia bandung yang tidak bertanggung jawab.
Begitulah nasib saksi bisu dari munculnya peradaban di dataran tinggi bandung.
kadang menyakitkan, dan tak jarang menyedihkan melihat bandung yang telah
berubah banyak.
·
Solusi untuk mengatasi ini:
Dalam
keseharian kita, kita dapat mengurangi pencemaran air, dengan cara mengurangi
jumlah sampah yang kita produksi setiap hari (minimize), mendaur ulang
(recycle), mendaur pakai (reuse). Kita pun perlu memperhatikan bahan kimia
yang kita buang dari rumah kita. Karena saat ini kita telah menjadi “masyarakat
kimia”, yang menggunakan ratusan jenis zat kimia dalam keseharian kita, seperti
mencuci, memasak, membersihkan rumah, memupuk tanaman, dan sebagainya.Teknologi
dapat kita gunakan untuk mengatasi pencemaran air. Instalasi pengolahan air
bersih, instalasi pengolahan air limbah, yang dioperasikan dan dipelihara baik,
mampu menghilangkan substansi beracun dari air yang tercemar.
Cara alternative :
· Jangan
membuang sampah di sungai baik sampah organik dan nonorgani.
· Jangan
membangun bangunan di sekitar sungai karena itu bisa mempersempit aliran
sungai.
· Perlunya
kesadaran masyarakat bandung untuk mengelola sungai, seperti mengadakan
kerja bakti untuk membersihkan
aliran sungai.
· Membuat
program PRO KASIH (program kali bersih)
· Membuat
aturan atau regulasi untuk bagi yang mencemarkan sungai baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar